Klik pada bagian yang ingin Anda baca :

Candlestick pattern atau pola kandil yang berbentuk lilin sangat disukai oleh para trader crypto yang melakukan teknikal analisis. Sebab, pola candlestik memiliki visual yang menarik dan cukup mudah dipahami. Pola ini disebut candlestick karena bentuk persegi panjang dan garis panjang (sumbu) yang dibentuk oleh aksi harga selama periode waktu tertentu. Candle juga dapat memberikan petunjuk tentang aksi harga dan suasana pasar terhadap suatu aset.

Seiring waktu, beberapa candlestick membentuk pola yang memberikan sinyal kepada trader untuk bisa mengetahui harga pasar sedang bullish atau bearish. Candlestick patterns ini juga termasuk ke dalam bagian dari analisis teknikal. Ini perlu kamu pelajari jika ingin menjadi trader yang ahli. Dengan mengetahui pola ini kamu bisa menentukan waktu yang tepat untukmasuk ke pasar dan melakukan perdagangan.

Berikut adalah 5 pola candlestick patterns sederhana yang mengindikasikan pergerakan harga bullish yang harus diketahui oleh setiap trader crypto.

Mulai trading Bitcoin sekarang, daftar Indodax di sini

Bullish Engulfing

Sumber: Cointelegraph.

Pattern candlesctik yang pertama adalah engulfing, ia muncul di bagian bawah tren turun dan menunjukkan peningkatan tekanan beli. Pola ini sering memicu pembalikan tren dan ini menunjukkan bahwa pembeli telah memasuki pasar dan cenderung mendorong harga lebih tinggi. Polanya melibatkan dua candle di mana candle bullish (berwarna hijau) menutupi seluruh bagian candle bearish (merah) yang terbentuk sebelumnya.

Cara ideal untuk memperdagangkan pola ini (dan pola apa pun) adalah menunggu konfirmasi pada candle berikutnya bahwa harga terus naik. Kesenjangan jarang terlihat di pasar crypto, atau candle dibuka secara signifikan lebih tinggi atau lebih rendah dari yang sebelumnya karena tidak ada jeda di pasa. Oleh karena itu, dasar yang sama dari gambar di atas memenuhi syarat sebagai bullish engulfing.

Mulai trading Bitcoin sekarang, daftar Rekeningku.com di sini

Bullish Hammer

Sumber: Cointelegraph.
Sumber: Cointelegraph.

Sesuai namanya pola candlestick ini memang menyerupai bentuk palu. Ini ditandai dengan sumbu panjang di bagian bawah dengan badan pendek di atas. Itu menunjukkan bahwa bearish mendorong harga turun selama jangka waktu tertentu. Ini hanya untuk melihat tekanan beli yang signifikan masuk untuk ditutup l ebih tinggi dari saat pembukaan pola candle.

Banyak pedagang menIni ganggap candle sebagai bullish hamer meskipun penutupannya sedikit di bawah pembukaan selama ada ekor panjang dan badan candle kecil di atasnya. Perlu diingat jika ini adalah pola candle tunggal. Sehingga trader yang sudah mengetahui pola ini dengan baik biasanya akan menunggu konfirmasi dalam perubahan arah, yang ditandai dengan candle bullish berikutnya dan ini menunjukan jika volume pembelian  meningkat.

Trading Cryptocurrency mudah untuk pemula, daftar Tokocrypto sekarang

Three White Soldiers

Ini terdiri dari candle hijau panjang berturut-turut dengan sumbu kecil, yang membuka dan menutup secara progresif lebih tinggi dari hari sebelumnya. Three white soldiers ini adalah sinyal bullish yang sangat kuat yang muncul setelah tren turun dan menunjukkan tekanan beli yang terus meningkat.

Sumber: Cointelegraph.
Sumber: Cointelegraph.

Secara umum, ketika candle ditutup dengan bayangan kecil atau tanpa bayangan, ini menunjukkan bahwa bulls telah berhasil menjaga harga di atas kisaran untuk sesi tersebut. Three white soldiers ini muncul ketika pembeli mengambil alih reli di semua sesi dan menutup dekat harga tertinggi hari itu selama tiga candle berturut-turut.

Rising Three Methods

Metode ini adalah pola candlestick bullish yang terdiri dari tiga lilin turun pendek yang berada dalam kisaran dua lilin naik yang lebih besar.

Sumber: Cointelegraph.

Pola tersebut menunjukkan kepada para pedagang , meskipun ada tekanan jual  pembeli tetap memegang kendali pasar. Untuk pedagang pola klasik, pola ini sering kali berbentuk bull flag atau descending wedge  yakni  bentuk konsolidasi naik setelah pergerakan naik yang jelas. Ini adalah pola kelanjutan dari tren naik, bukan tanda dasar atau pembalikan.

Piercing Line

Piercing Line ini adalah pola dua batang yang terdiri dari candle bearish panjang diikuti oleh candle hijau panjang. Pola piercing line ini bisa disebut sebagai pola yang menunjukan terjadinya reversal  atau pembalikan. Ini bisa kamu jadikan pertimbangkan sebelum open posisi.

Sumber: Cointelegraph.

Penanda kunci dari pola ini adalah celah turun yang signifikan antara harga penutupan candle pertama dan pembukaan di candle hijau. Pada awal sesi perdagangan, sering kali terlihat bearish karena penurunan yang signifikan selama off hours.

Masih banyak sekali pola candlestick yang dapat membantumu untuk membaca pergerakan harga crypto.  Ini hanya sedikit contoh yang bisa kamu jadikan refrensi jika ingin mengetahui pola bullish aset crypto. 

Lutfi Mahmud

Site Internet : http://cryptocurrency.id

Pertama kali membeli Bitcoin ?

Pertama kali membeli Bitcoin ?