Klik pada bagian yang ingin Anda baca :

Candlestick merupakan tipe grafik yang umum  digunakan oleh trader atau investor untuk membaca pergerakan harga. Grafik ini banyak disukai karena mudah untuk dimengerti dan memiliki warna yang menarik.  Membaca candlestick ternyata juga bisa dilakukan dengan waktu singkat lho! Cukup satu menit saja kamu bisa mengerti maksud dari pergerakan harga yang tergambar dari grafik ini.

Nah agar kamu bisa membaca candlestick dalam waktu satu menit saja dibutuhkan pengetahuan khusus seperti anatomi, rentang waktu hingga ukuran candlestick. Simak artikel berikut ini agar kamu tahu cara membaca candlestick yang mudah dan akurat dalam satu menit saja!

Anatomi Candlestick

Anatomi candlestick
Anatomi candlestick

Agar kamu bisa membaca candlestick maka kamu harus mengetahui anatomi dari grafik ini. Candlestik ini mencatat perubahan harga dari waktu ke waktu dengan menggambar kotak-kotak bersumbu mirip lilin. Hal ini ditiru oleh para trader masa kini. Contohnya seperti grafik candlestick di bawah ini:

Grafik candlestick menunjukan perkembangan dan perubahan harga suatu aset seiring terbentuknya formasi lilin dalam periode waktu tertentu. Setiap lilin menggambarkan pergerakan harga dalam satu periode.

Di sini ada penanda khusus untuk harga awal periode yakni untuk pembukaan, harga tertinggi, terendah dan harga closing.  Candle berwarna hiau menunjukan harga naik dan candle berwarna merah menunjukan harga turun. Beriku ini adalah anatominya:

Harga Pembukaan (Opening): Posisinya bertepatan dengan bagian atas atau bawah body lilin. Jika harga meningkat dalam satu periode, maka opening akan berada di bawah body yang berwarna hijau. Sedangkan jika harga menurun dalam satu periode, maka opening akan berada di atas body yang berwarna merah.

Harga Tertinggi (High): Posisinya bertepatan dengan puncak sumbu lilin teratas. Tapi jika harga penutupan atau pembukaan merupakan harga tertinggi, maka lilin tidak akan memiliki sumbu.

Harga Terendah (Low): Posisinya bertepatan dengan puncak sumbu atau ekor lilin terbawah. Namun jika harga penutupan atau pembukaan merupakan harga terendah, maka lilin tidak akan memiliki sumbu bawah.

Harga Penutupan (Closing): Posisinya bertepatan dengan bagian atas atau bawah body lilin. Jika harga meningkat dalam satu periode, maka closing akan berada di atas body yang berwarna hijau. Sedangkan jika harga menurun dalam satu periode, maka closing akan berada di bawah body yang berwarna merah.

Keempat penanda ini akan terus berubah selama candle masih dalam fase pembentukan. Jika sudah selesai terbentuk akan muncul candle baru di sebelahnya. Hal ini akan terjadi terus menerus selama perdagangan aktif.

Candlestick dengan Rentang Waktu

Grafik candlestick bisa dibandingkan dan dilihat dengan time frame yang berbeda. Hal ini menyebabkan bentuknya pun menjadi berbeda. Misal jika kamu menggunakan timeframe harian atau daily terlihat naik, tapi ketika kamu menggunakan timeframe 5 menit (M5) grafiknya justru menurun. Hal ini disebabkan karena patokan harga Bitcoin atau aset lainnya mengikuti perkembangan harga di satu time frame saja.

Satu candlestick pada time frame daily akan menggambarkan harga buka, tutup, rendah dan tinggi dalam satu hari, sedangkan timeframe 5 menit akan menggambarkan hal tersebut dalam lima menit. Time Frame satu jam akan menggambarkan harga dalam satu jam dan seterusnya.

Rentang waktu ini sangat penting untuk diperhatikan agar kamu bisa membaca candlestick dengan akurat, selain itu kamu perlu menunggu hingga calde selesai terbentuk dalam periode tertentu sebelum digunakan untuk analisa teknikal perdagangan Bitcoin.  Sebab jika candle belum selesai terbentuk sinyalnya belum bisa tertangkap jelas dan terus berubah-ubah.

Ukuran dan Jarak Candlestick

Ukuran candlestick ditentukan oleh fluktuasi harga dalam satu periode waktu tertentu. Makin tinggi fluktuasi maka ukurannya semakin besar. Ini bisa kamu jadikan indikator kuat atau mengetahui lemahnya arus beli/jual aset.  Jika body candle besar dan berwarna hijau artinya ada arus beli yang tinggi sedangkan jika body besar dan berwarna merah ada arus jual yang kuat.

Sumbu atas atau sumbu bawah candlestick yang sangat panjang dengan badan kecil memiliki arti ada kemungkinan pembalikan harga. Namun jika sumbu atas dan sumbu bawah sama panjang dengan badan yang kecil maka ada sinyal jika pasar masih kesulitan untuk menentukan arah pergerakan harga.

Jarak antar candle yang sangat jauh akan menciptakan sebuah jarak atau gap. Nah ini menandakan ada gejolak harga terlalu tinggi atau likuiditas pasar terlalu kecil.  Jarak ini biasa terjadi di awal pekan, tetapi jika di tengah minggu ada gap besar yang terjadi, kamu harus mencari tahu apakah ada berita atau ada hal lain yang mengejutkan pasar. 

Itu dia tiga hal yang perlu kamu pahami lebih dulu agar bisa membaca candlestick dalam satu menit.  Kamu bisa mencoba membaca pergerakan harga dengan tiga hal ini dengan menggunakan trading view atau menggunakan akun demo dari bursa. Jika merasa sudah mahir maka kamu bisa mulai belajar cara membaca berbagai jenis candle seperti three black arrows, morning stars, hammer, dan lain sebagainya. 

Lutfi Mahmud

Site Internet : http://cryptocurrency.id

Pertama kali membeli Bitcoin ?

Pertama kali membeli Bitcoin ?