Klik pada bagian yang ingin Anda baca :

Buat yang baru pertama kali trading mata uang digital atau aset digital, pasti akan bingung exchange apa ya yang paling aman dan mudah? Sampai saat ini, Binance adalah pertukaran mata uang kripto dengan volume trading paling banyak di dunia. Lalu, bagaimana cara trading Bitcoin di Binance?

Registrasi dan Verifikasi

Cara trading Bitcoin di Binance pertama tentu saja registrasi dan verifikasi. Seperti exchange lain pada umumnya, untuk trading menggunakan Binance kamu harus registrasi dan lolos verifikasi terlebih dahulu. Untuk registrasi di akun Binance, kamu hanya memerlukan email dan nomor telepon.

Buka akun Binance untuk masukan email dan password kamu, untuk password yang kuat sebaiknya terdapat spesial karakter, huruf kapital, nomor dan minimal delapan karakter. Setelah itu konfirmasi email kamu dan masukan kode yang terdapat dalam alamat email ke akun Binance kamu. 

Selanjutnya kamu harus melakukan KYC, pilih jenis verifikasi yang cocok untuk kamu, apakah kamu mewakili sebuah perusahaan atau akun ini punya kamu sendiri.

Jika punya kamu sendiri, sebaiknya pilih ‘Personal’. Kemudian masukan data-data kamu seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat. Kamu juga harus memasukkan foto ID dan swafoto kamu dengan ID. Kamu bisa menggunakan KTP, SIM, atau paspor sebagai kartu identitas yang akan kamu gunakan.

Tidak perlu takut data-data kamu akan bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab, karna security di Binance menjadi salah satu yang terbaik di antara exchange-exchange lain. Setelah kamu memasukkan dokumen yang dibutuhkan untuk KYC, pihak Binance akan melakukan validasi terlebih dahulu, setelah KYC diproses kamu akan mendapatkan email pemberitahuan dari Binance. 

Deposit di Binance dengan Mudah

Setelah melewati proses KYC, selanjutnya kamu bisa memulai deposit di Binance. Sampai saat ini (29 Juni 2020) Binance belum menyediakan pilihan deposit dengan IDR, kamu bisa deposit Bitcoin di Binance menggunakan bursa lain atau menggunakan kartu kredit. 

Deposit ke Binance dengan cara paling mudah untuk deposit adalah melalui aplikasi Pintu. Kamu hanya perlu copy address ERC20 kamu di Binance kemudian buka aplikasi PIntu dan masukkan address tersebut. Jadi, kamu harus beli USDT terlebih dahulu di Pintu, kemudian masukan address ERC20 Binance kamu di aplikasi Pintu kemudian pilih kirim untuk mengirim aset crypto kamu. 

Cara Beli Bitcoin

Setelah kamu memasukan USDT di aplikasi Binance, kamu bisa membeli Bitcoin atau pilih koinlainnya menggunakan USDT ini. Kita akan mencoba untuk membeli Bitcoin menggunakan USDT. Untuk membeli Bitcoin, masuk ke halaman Binance kemudian cari ‘Dompet di sebelah kanan atas, pilih ‘Dompet Spot’ untuk memulai beli Bitcoin. 

Dengan menggunakan metode stop limit, masukkan jumlah BTC yang akan kamu beli, cek biaya perdagangan pairs BTC/USDT sebelum membeli. Untuk memaksimalkan profit kamu, beli Bitcoin di harga yang tinggi dan jual di harga yang rendah. Setelah kamu memasukkan nominal Bitcoin yang akan kamu beli, klik ‘Buy BTC’. Perlu diperhatikan juga bahwa harga pasar Bitcoin dan aset crypto lainnya masih sangat flluktuatif.

Dashboard Binance memang akan cukup membingungkan untuk traders pemula, tapi jika kamu mengikuti langkah-langkah yang tersedia, maka membeli Bitcoin di Binance akan menjadi sangat mudah. 

Kamu juga bisa memilih ‘Spot’ dilaman Binance kemudian klik ‘Basic’ maka tampilan laman kamu akan berubah menjadi lebih simple. Kamu hanya perlu merubah dibagian ‘Konversi’ pilih USDT atau koin lain yang sudah tersedia di akun Binance kamu, kemudian masukkan nominalnya. 

Cara Jual Bitcoin

Cara menjual Bitcoin di Binance tidaklah berbeda jauh dengan cara membeli Bitcoin, kamu hanya perlu memasukkan nominal BTC yang akan kamu jual di bagian ‘Sell BTC’ dengan menggunakan metode limit. 

Withdraw Bitcoin di Binance

Setelah kamu mendapatkan untuk dari trading di Binance, kamu bisa melakukan penarikan dari Binance ke rekening yang kamu gunakan, ada tiga langkah. Pertama, di laman Binance kamu, pilih ‘Dompet Spot’ kemudian pilih ‘Penarikan’, masukan nominal yang kamu inginkan dan koin yang akan kamu withdraw dari Binance.

Contoh: kita akan melakukan withdraw USDT dari Binance, setelah memasukan nominal, pilih jaringan untuk melakukan penarikan. Untuk USDT, jaringan yang tersedia adalah ERC20, OMNI, dan ERC20. ERC20 adalah jaringan yang umumnya sering digunakan. 

Kedua, buka aplikasi Pintu, salin address ERC20 dari akun Pintu kamu, kemudian tempel address tersebut di bagian ‘Alamat Penerima USDT’ pada akun Binance kamu. 

Ketiga, setelah USDT yang kamu kirim dari akun Binance sudah masuk ke Pintu, kemudian jual USDT tersebut agar kamu bisa mendapatkan mata uang fiat di akun Pintumu. Setelah berhasil menjual USDT, kamu akan mempunyai Rupiah.

Di laman Pintu, pilih ‘Tarik’ lalu masukan nominal yang akan kamu tarik, pilih akun bank yang akan kamu tuju kemudian pilih, ‘Lanjutkan’. Uang akan masuk ke rekening tujuannya dalam waktu maksimal 1×24 jam pada hari kerja. 

Setelah melakukan withdraw, kamu bisa menggunakan mata uang rupiah yang kamu dapat dari hasil trading sebagai modal trading lagi atau kamu bisa menggunakannya untuk membayar kebutuhan lainnya.


Ingatlah bahwa trading bitcoin serta digital aset lainnya merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga Digital Asset sangat fluktuatif. Harap berhati-hati dan menggunakan pertimbangan ekstra untuk membeli atau menjual Digital Asset. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen pengguna.

Lutfi Mahmud

Site Internet : http://cryptocurrency.id

Pertama kali membeli Bitcoin ?

Pertama kali membeli Bitcoin ?