Klik pada bagian yang ingin Anda baca :

Bitcoin memiliki sejarah perdagangan yang  tidak stabil sejak pertama kali dikenalkan oleh Satoshi Nakamoto pada 2009 lalu. Bitcoin awalnya diperdagangkan tanpa nilai. Kenaikan harga riil pertama terjadi pada Juli 2010 ketika valuasi Bitcoin berubah dari sekitar $0,0008 menjadi  0,08 untuk satu koin.

Awal Muncul Bitcoin

Bitcoin ditemukan oleh Satoshi Nakamoto yang misterius pada tahun 2008 dan dirilis sebagai perangkat lunak sumber terbuka pada awal tahun 2009. Transaksi pertama terjadi antara Nakamoto dan pengguna awal Bitcoin pada Januari 2009. Transaksi di dunia nyata pertama terjadi pada tahun 2010 ketika  10.000 Bitcoin digunakan untuk membeli  dua pizza dari Papa John’s di Florida.

Mata uang ini didasarkan pada blockchain yang berisi buku besar publik dari semua transaksi di jaringan Bitcoin. Mereka yang berpartisipasi dalam mata uang dapat menambang bitcoin menggunakan daya komputer. Mata uang  ini pada awalnya  peminat yang kecil di antara para kriptografer dan mereka yang ingin terlibat dalam transaksi tidak dapat ditemukan dengan mudah.

Tapi seiring waktu, Bitcoin  memperoleh eksposur yang lebih luas, baik dan buruk. Lebih banyak orang  menggunakan Bitcoin pada tahun 2012 dan 2013. Bitcoin hari ini sudah diperdagangkan di sejumlah bursa independen non-terpusat seperti Indodax, Triv, Tokocrypto, Rekeningku dan lain sebagainya.

Pergerakan Awal Bagi Harga Bitcoin

Bitcoin benar-benar mulai bergerak pada 2013. Mata uang digital memulai perdagangan tahun ini sekitar $13,50 per Bitcoin. Harga naik pada awal April 2013 untuk mencapai lebih dari $220 sebentar sebelum turun kembali ke sekitar $70 pada pertengahan April.

Kemudian Bitcoin mulai rally pada bulan Oktober dan November 2013. Mata uang tersebut diperdagangkan sekitar $100 pada awal Oktober. Ini mencapai sekitar $195 pada akhir Oktober. Pada bulan November, harga berubah dari sekitar $200 menjadi lebih dari $1.075 pada akhir bulan.6 Rally ini disebabkan oleh pertukaran Bitcoin baru dan penambang di China yang memasuki pasar.

Harga mulai menjadi sangat tidak stabil setelah mencapai level tertinggi ini. Desas-desus tentang kurangnya keamanan melalui Mt. Gox, serta manajemen yang buruk, membuat pasar gelisah. Orang-orang mengalami masalah saat menarik uang mereka dari bursa. Harga mencapai level tertinggi $ 1.079 pada 4 Desember 2013. Ini turun menjadi sekitar $760 pada 7 Desember, turun sekitar 29% selama beberapa hari 

Kemudian perdagangan Bitcoin cukup stabil hingga ke angka $920 pada Januari 2014. Namun, ada kemerosotan besar lainnya di awal Februari, sekitar waktu Mt. Bursa Gox mengajukan perlindungan kebangkrutan di Jepang. Bitcoin diperdagangkan pada sekitar $850 pada 4 Februari, tetapi turun menjadi sekitar $580 pada 16 Februari  penurunan sekitar 32% .

Harga kemudian jatuh ke lagi, dan Bitcoin diperdagangkan sekitar $600 pada pertengahan Juli 2014. Harganya stabil sampai batas tertentu selama musim panas 2015. Namun, awal November melihat lonjakan besar lainnya. Mata uang berubah dari sekitar $275 pada 23 Oktober berada di  sekitar  angka $460 pada 4 November di bursa tertentu.

Mata uang ini sedikit terjual dan diperdagangkan  di sekitar $360 pada akhir November 2015. Selama 2016 Bitcoin terus meningkat, menembus $1.000 pada awal 2017.

2017 Harga Tertinggi Bitcoin Pertama

Pada musim gugur 2017, harga bitcoin mulai naik. Pada bulan Oktober tahun itu, harga menembus $5.000 dan kemudian  berlipat ganda lagi pada bulan November menjadi $10.000. Kemudian, pada bulan Desember, harga satu bitcoin mencapai $19.783. Harga tersebut menjadui harga tertinggi Bitcoin sepanjang masa yang pertama kali ia capai. 

Harga tinggi Bitcoin tersebut menimbulkan berbagai spekulasi, ada yang mengomentari jika harga tersebut adalah sebuah bubble dan membandingkannya dengan Tulipmania Belanda di abad ke 17. Kemudian dilansir dari Independent, harga Bitcoin tersebut disebabkan oleh satu pedagang cryptocurrency. 

Profesor Universitas Texas John Griffin dan Asisten Profesor Negara Bagian Ohio Amin Shams mengklaim penelitian terbaru mereka tentang transaksi bitcoin antara Maret 2017 dan Maret 2018 menunjukkan bahwa bitcoin dimanipulasi melalui perdagangan volume besar yang mendorong harga naik.

“Pemain atau entitas besar ini memberikan dampak harga yang sangat besar pada Bitcoin yang tidak diamati dalam aliran agregat dari pedagang kecil lainnya,” tulis akademisi dalam sebuah makalah, yang dibagikan dengan Bloomberg sebelum publikasinya. dalam Journal of Finance.

Nah setelah mencapai harga tertingginya tersebut pada akhirnya Bitcoin harus mengalami crash,  sepanjang tahun 2018 yang akhirnya menyebabkan nilainya turun di bawah $ 4.000.

2020 Bitcoin Sentuh Harga Tertinggi Baru

Namun pada tahun 2019, bitcoin mengalami kebangkitan baru dalam harga dan volume, naik secara tiba-tiba menjadi sekitar $ 10.000 pada bulan Juni. Tetapi karena  sejarah cenderung berulang, pada akhir tahun, harga bitcoin turun kembali menjadi sekitar $7.000 dan terus berfluktuasi sejak saat itu.  Menjelang akhir tahun 2020 ini harga Bitcoin pun bergerak cukup baik dan berada di rentang harga $10.000-$12.000.

Harga Bitcoin pun diprediksi akan naik dan mencapai all time high barunya karena telah mengalami halving ketiga yang terjadi di Mei kemarin.  November 2020 akhirnya Bitcoin berhasil menyentuh harga tertinggi sepanjang masa terbaru, yakni senilai 19.808 di bursa Binance. Meningkatnya Bitcoin di 2020 diduga karena makin banyaknya adopsi dan perusahan besar yang menaruh minat pada aset digital terkemuka ini. 

Lutfi Mahmud

Site Internet : http://cryptocurrency.id

Pertama kali membeli Bitcoin ?

Pertama kali membeli Bitcoin ?